Eks Sparring Daniel Dubois Jagokan Anthony Joshua: Dia Akan Kalah!

LONDON – Pertarungan besar antara Anthony Joshua dan Daniel Dubois semakin dekat. Pada 21 September mendatang, Wembley Stadium akan menjadi saksi duel kelas berat ini. Meskipun berbagai yang mana menjagokan Joshua, sparing partner Dubois, Guido Vianello, mempunyai pandangan menarik tentang hasil duel.
Vianello, yang pernah menjalani sesi sparring intens dengan Dubois, secara mengejutkan justru tambahan memihak Joshua. Menurutnya, Daniel Dubois memang benar kuat dan juga berbahaya, tapi di setiap pertemuan sparring, keduanya selalu imbang.
“Joshua, pada sisi lain, sekarang berada di kondisi terbaiknya. Pengalamannya pada ring akan menjadi faktor penting,” ujar Vianello untuk Boxing Social.
Joshua, yang belakangan ini dilatih oleh Ben Davison, memang benar dianggap unggul dari segi pengalaman. Setelah melawan Francis Ngannou dan juga tampil sempurna di pertarungan itu, Joshua terlihat lebih lanjut tajam dari sebelumnya.
“Saya mengamati Joshua ketika itu kemudian ia tampak sangat berbeda, lebih lanjut baik dari yang dimaksud dulu. Dengan pengalaman yang tersebut ia miliki, saya pikir ia bisa jadi mengalahkan Dubois,” tambah Vianello.
Namun, Dubois bukanlah petarung yang dimaksud dapat diremehkan. Setelah mengalami kekalahan pertama yang dimaksud telak dari Joe Joyce pada 2020, ia bangkit lalu merebut gelar kejuaraan juara dunia IBF pasca Oleksandr Usyk mengosongkan sabuk tersebut. Dubois mencatatkan kemenangan impresif melawan Filip Hrgovic pada Juni lalu, walau pertarungan yang disebutkan memunculkan keraguan akan kemampuannya menghadapi kekuatan Joshua.
Dubois sendiri sangat percaya diri menghadapi laga ini. “Hrgovic serta Joshua adalah dua petinju yang berbeda. Saya tahu apa yang dimaksud harus saya lakukan untuk menang,” kata Dubois.
Ia juga menegaskan bahwa dirinya mencari kemenangan dengan cara menghentikan lawan. “Saya akan memecah pertahanan Joshua lalu mengungguli pertarungan dengan cara apapun, tapi saya mengincar kemenangan KO.”
Pertarungan ini tidaklah belaka persoalan gelar, tapi juga membuka potensi besar untuk pertarungan unifikasi. Pemenang antara Joshua lalu Dubois mampu cuma menghadapi pemenang rematch antara Tyson Fury juga Oleksandr Usyk pada Desember mendatang, di upaya merebut status sebagai juara dunia kelas berat yang tak terbantahkan.






