Ledakan Kecerdasan Buatan Bikin Zuckerberg Makin Tajir, Kalahkan Raja Chip Nvidia Jensen Huang

JAKARTA – Kekayaan Mark Zuckerberg meroket hingga USD54 miliar atau sekitar Rp823 triliun tahun ini. Kekayaan bersih ketua eksekutif Meta ini sudah melonjak lebih banyak dari 40% menjadi USD182 miliar atau sekitar Rp2.775 triliun hanya saja di waktu delapan bulan menurut Bloomberg Billionaires Index.
Sebelumnya, ia berada di tempat belakang Jensen Huang dari Nvidia di hal peningkatan kekayaan di tempat 2024.
Saat ini ia berada dalam peringkat keempat di daftar orang terkaya, semata-mata USD7 miliar atau sekitar Rp106 triliun pada belakang pendiri kemudian direktur utama LVMH Bernard Arnault di dalam tempat ketiga.
Naiknya Zuckerberg dikarenakan Jensen Huang, ketua eksekutif Nvidia, sudah pernah mengalami penurunan kekayaan sebesar USD11,5 miliar atau sekitar Rp175 triliun di dua hari perdagangan terakhir oleh sebab itu penurunan tajam tarif saham pembuat chip tersebut.
Kekayaan Huang sebelumnya sudah pernah bertambah sebesar USD44 miliar atau sekitar Mata Uang Rupiah 670 triliun menjadi sekitar USD93 miliar atau sekitar Rupiah 1.417 triliun tahun ini.
Meta adalah perusahaan raksasa media sosial yang tersebut mempunyai Facebook, WhatsApp, Instagram, serta Threads. Dengan Zuckerberg sebagai pemimpinnya, perusahaan ini telah lama melakukan penanaman modal besar pada realitas virtual, metaverse, kemudian kecerdasan buatan pada beberapa tahun terakhir.
Langkah-langkah mahal ini awalnya menimbulkan pemodal takut, memicu penurunan tambahan dari 75% pada saham Meta antara September 2021 lalu November 2022.
Tetapi ledakan Kecerdasan Buatan yang digunakan tambahan luas — dan juga tanda-tanda bahwa Meta sedang mengendalikan pengeluarannya — sudah menghidupkan kembali minat pada perusahaan ini sebagai pemimpin potensial pada teknologi, komunikasi, dan juga hiburan generasi berikutnya.
Saham Meta telah dilakukan melonjak lebih besar dari lima kali lipat dari kedudukan terendahnya pada tahun 2022 untuk diperdagangkan pada rekor tertinggi di area menghadapi USD500, menimbulkan valuasi perusahaan yang disebutkan menjadi USD1,3 triliun.
Kembalinya saham Meta yang luar biasa ini mengambil bagian meningkatkan nilai saham Zuckerberg yang mana sekitar 13% dalam Meta.
Baca Juga: Donald Trump Ancam Akan Penjarakan Mark Zuckerberg
Kekayaan pribadi Zuck juga telah dilakukan melonjak USD35 miliar atau sekitar Rp533 triliun pada November 2022 menjadi lebih lanjut dari USD182 miliar atau sekitar Rp2.775 triliun hari ini.
Sekarang pasca keberuntungan Huang berubah, Zuckerberg dapat mengklaim peringkat sebagai orang dengan peningkatan kekayaan terbesar diduniadi2024.






