BRI Kembali Dukung Event Pesta Bakaran pada PCM, Ajak Warga Transaksi Digital

SURABAYA – BRI Lokal Office Surabaya kembali menunjukan komitmennya di membantu berbagai event menarik di tempat Pakuwon City Mall (PCM). Kali ini bank plat merah ini menggalang event Pesta Bakaran dengan tema “Indonesian Heritage” tanggal 7 Agustus – 15 September 2024.
CEO BRI Lokal Office Surabaya, Setiyarta menjelaskan, event Pesta Bakaran merupakan bagian dari Kerjasama yang tersebut telah dibangun antara BRI RO Surabaya dengan Pakuwon Group.
“Kami telah lama kerjasama dengan Pakuwon Group. Selama satu tahun ada beberapa event baik di dalam PCM maupun lainya. Pesta Bakaran merupakan bagian dari kerjasama itu,” kata Setiyarta, Rabu (14/8/2024).
Dia mengatakan, semua event yang mana dilaksanakan di area semua jaringan mall milik Pakuwon Group serta didukung oleh BRI RO Surabaya dimaksudkan untuk meningkatkan kebiasaan rakyat bertransaksi secara cashless.
Karena itu , selama kompetisi Pesta Bakar-Bakar di tempat PCM semua operasi juga dilaksanakan secara digital baik melalui debit, kartu kredit, QRIS maupun mobile banking BRImo.
“Selain itu, event ini juga dimaksudkan untuk menumbuhkan kegiatan ekonomi di dalam Surabaya teristimewa dari para pelaku UMKM. Cukup sejumlah UMKM yang terlibat pada Pesta Bakar-Bakar ini,” tambahnya.
Dia yakin, melalui kegiatan seperti ini, para pengunjung juga tenant akan semakin terbiasa melakukan berbagai proses secara cashless. Selain lebih banyak efisien lalu tidaklah ribet, juga bagi para pelaku UMKM, lebih lanjut menguntungkan.
Sebab mereka itu tidaklah perlu lagi menghitung uang hasil berjualan. Semua uang dengan segera masuk ke rekening. Sehingga tambahan aman serta sisa waktu bisa jadi dipakai untuk melakukan aktivitas produktif lainnya.
Dia yakin event ini akan mendapat respons luar biasa dari penduduk pecinta kuliner. Sebab banyak menu makanan juga minuman kekinian yang ditawarkan dengan citarasa yang digunakan menggoda selera.
“Harapan kami, selama event Pesta Bakar-Bakar ada sales jumlah minimal Rp5 miliar,” katanya.





