Cara memilih skincare berdasarkan jenis lapisan kulit

Ibukota Indonesia – Sebagian besar khalayak pernah mengalami kesulitan dengan pencarian hasil perawatan epidermis atau skincare yang tepat. Padahal, kunci untuk mendapatkan lapisan kulit terbaik terletak pada pemahaman jenis epidermis oleh sebab itu setiap penduduk miliki jenis serta permasalahan epidermis yang mana berbeda sehingga cara memilih skincare yang mana digunakan juga harus disesuaikan.
Secara garis besar, ada lima jenis epidermis yaitu; kering, berminyak, normal, kombinasi kemudian sensitif. Berikut adalah cara untuk memilih skincare yang tepat yang tersebut sesuai dengan jenis epidermis Anda.
Kulit kering
Dikutip dari laman Derma Essentia, lapisan kulit kering mengalami kondisi dimana dermis kekurangan kelembapan kemudian menghasilkan kembali lebih besar sedikit minyak. Tampak kasar kemudian bersisik dengan tekstur tak rata.
Biasanya usai membersihkan wajah, lapisan kulit akan terasa kencang kemudian tak jarang mengalami iritasi dan juga gatal.
Kulit kering berjauhan lebih tinggi rentan terhadap garis-garis halus kemudian kerutan ke usia dini akibat hilangnya elastisitas.
Anda membutuhkan hasil penenang lapisan kulit dengan unsur yang mana lembut serta menghidrasi, seperti asam hialuronat juga ceramide untuk memulihkan kemudian mengunci kelembapan lapisan kulit dan juga menjadikannya lembut dan juga halus.
Rutinitas skincare yang ideal adalah;
1. Losyen pembersih yang digunakan lembut
2. Pembersih wajah yang menghidrasi
3. Pelembab atau krim yang dimaksud sangat menghidrasi
4. Tabir surya berbahan dasar gel atau krim
5. Krim di malam hari yang mana meremajakan
Kulit berminyak
Berbeda dengan epidermis kering, epidermis berminyak memproduksi sebum (minyak) berlebih dari kelenjar sebaceous, sehingga menimbulkan epidermis tampak berminyak serta berkilau.
Kulit berminyak dikaitkan dengan bervariasi hambatan epidermis seperti pori-pori membesar, komedo, jerawat serta noda hitam.
Untuk mengatasi epidermis berminyak, diperlukan bahan-bahan pengontrol minyak, non-komedogenik juga mattifying seperti; witch hazel, niacinamide dan juga asam azelaic dengan sifat anti-inflamasi yang mana mampu membersihkan sekaligus mengecilkan pori-pori agar dermis tampak tambahan halus.
Rutinitas skincare yang ideal adalah;
1. Pembersih wajah berbusa bebas minyak
2. Toner wajah
3. Serum vitamin C
4. Pelembab mattifying dan pengontrol minyak
5. Tabir surya spektrum luas berbahan dasar gel
Kulit kombinasi
Mengatasi hambatan epidermis pada dermis kombinasi berarti juga harus fokus pada kesulitan dermis kering dan juga berminyak.
Kulit dengan zona T yang mana berminyak juga mempunyai jerawat di dalam area ini, epidermis yang digunakan tampak berminyak dengan pori-pori membesar, namun kering ke bagian pipi merupakan tanda-tanda lapisan kulit kombinasi.
Rutinitas perawatan dermis untuk dermis kombinasi;
1. Selalu gunakan pembersih epidermis yang tersebut lembut, yang mana dapat membantu menyeimbangkan hidrasi kemudian mengontrol produksi minyak.
2. Wajib menggunakan toner sebab akan membantu mempertahankan pH epidermis kemudian membatasi produksi minyak berlebihan.
3. Gunakan pelembap yang digunakan sangat menghidrasi dikarenakan tiada belaka menghidrasi kulit, tetapi juga membantu menghurangi produksi sebum berlebihan.
4. Jika T-zone masih belum terkontrol, oleskan pelembab mattifying hanya pada area T-zone.
5. Jangan pernah lupa untuk menggunakan tabir surya berbahan dasar gel spf 50 untuk menjaga kesegaran lapisan kulit secara keseluruhan.
Kulit sensitif
Jenis dermis sensitif biasanya miliki lapisan kulit yang digunakan simpel teriritasi atau meradang, juga sangat reaktif terhadap banyak komoditas perawatan lapisan kulit serta komponen lingkungan, khususnya paparan sinar matahari.
Orang dengan dermis sensitif sederhana terserang sinar matahari. Kemerahan, dermis kering kemudian kasar, gatal juga terbakar biasanya berjalan pada penduduk dengan epidermis sensitif.
Anda harus menggunakan barang perawatan lapisan kulit atau komoditas kosmetik dengan sangat hati-hati jikalau epidermis Anda di antaranya jenis sensitif. Jangan lupa untuk melakukan uji tempel sebelum membeli komoditas apa pun.
Rutinitas perawatan epidermis untuk lapisan kulit sensitif:
1. Selalu pilih perawatan epidermis penting yang dimaksud lembut serta alami juga ramah kulit.
2. Oleskan pelembab ultra-hidrasi yang dimaksud dapat membantu menenangkan kulit.
3. Jangan lupa untuk mengaplikasikan tabir surya berbasis gel SPF 50 spektrum luas ketika meninggalkan rumah dalam bawah sinar matahari.
4. Usahakan untuk mengelak kontak secara langsung dengan sinar matahari di waktu yang tersebut lebih tinggi lama.
Kulit normal
Jenis epidermis normal berarti miliki keadaan dermis yang tersebut seimbang dengan hidrasi yang mana tepat, juga pengamanan sebum epidermis yang mana memadai tanpa hipersensitivitas. Jenis lapisan kulit ini adalah yang mana terbaik lantaran tak harus khawatir ketika memilih produk-produk perawatan kulit.
Kulitnya jernih tanpa kemerahan, pori-pori tampak kecil serta hidrasi seimbang. Namun, kekal tambahan baik memilih hasil perawatan dermis yang berkualitas.
Rutinitas perawatan epidermis normal;
1. Pilih pembersih wajah yang mana menghidrasi atau pembersih wajah yang dimaksud mengelupas dengan lembut untuk mengangkat sel lapisan kulit mati.
2. Pilih pelembab ringan terbaik bebas minyak untuk semua jenis kulit.
3. Wajib mengaplikasikan serum vitamin C, serum retinol atau serum asam hialuronat untuk mempertahankan keutuhan kulit.
4. Jenis epidermis ini bisa saja gunakan tabir surya berbentuk krim, gel, atau semprotan.
Artikel ini disadur dari Cara memilih skincare berdasarkan jenis kulit






