IHSG Hari Ini adalah Ditutup Naik ke 7.533, Transaksi perdagangan Tembus Rp19,1 Billion

JAKARTA – Angka Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini ditutup ke zona hijau pada pembukaan terakhir perdagangan. IHSG ditutup menguat 67,15 poin atau 0,90 persen ke level 7.533,98.
Pada penutupan perdagangan, Selasa (20/8/2024), terdapat 362 saham menguat, 195 saham melemah dan juga 227 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp19,1 triliun dari 21,8 miliar saham yang dimaksud diperdagangkan.
Indeks LQ45 naik 1,16 persen ke 938,972, indeks JII naik 1,13 persen ke 513,966, indeks IDX30 naik 1,21 persen ke 476,605 kemudian indeks MNC36 naik 1,27 persen ke 360,252.
Untuk indeks sektoral semua menguat seperti energi 0,15 persen, barang baku 0,27 persen, lapangan usaha 0,75 persen, konsumer siklikal 1,75 persen, keuangan 1,48 persen, properti 1,05 persen, transportasi 0,3 persen, konsumer non siklikal 0,82 persen, kemampuan fisik 1,29 persen, teknologi 0,37 persen, infrastruktur 1,1 persen.
Sementara itu, saham-saham yang digunakan masuk top gainers yaitu saham PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) naik 27,12 persen ke Rp75, PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY) naik 23,52 persen ke Rp105 serta saham PT Charlie Hospital Semarang Tbk (RSCH) naik 15,75 persen ke Rp294.
Adapun saham-saham yang mana masuk top losers antara lain, PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL) turun 7,27 persen dalam Rp306, saham PT Aman Agrindo Tbk (GULA) turun 5,31 persen ke Rp980, PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA) turun 5,08 persen di dalam Rp224.
Sedangkan tiga saham yang dimaksud teraktif diperdagangkan antara lain PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) juga PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI).Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini ditutup ke zona hijau pada pertemuan terakhir perdagangan. IHSG ditutup menguat 67,15 poin atau 0,90 persen ke level 7.533,98.
Pada penutupan perdagangan, Selasa (20/8/2024), terdapat 362 saham menguat, 195 saham melemah serta 227 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp19,1 triliun dari 21,8 miliar saham yang dimaksud diperdagangkan.





