Leo/Bagas akui sulit tembus lawan pada semifinal BAC

Ibukota Indonesia – Leo Rolly Cardando/Bagas Maulana mengakui kesulitan menembus pertahanan ganda putra China Cheng Bo Yang/Liu Yi pada fase semifinal Badminton Asia Championships (BAC) 2025 yang digunakan berakhir 21-13, 18-21, 12-21.
"Pertahanan merek berjauhan lebih besar rapat dibandingkan pada waktu perjumpaan tahun lalu," kata Leo di informasi tertoreh yang dimaksud diterima ke Jakarta, Sabtu.
Namun Leo bersyukur sanggup mencapai putaran semifinal lalu menyumbangkan medali perunggu untuk Indonesia.
Ia berterima kasih terhadap Bagas yang digunakan telah terjadi berubah menjadi menyokongnya serta mengakui permainannya ke lini depan tak menunjukkan sejumlah keterampilan.
"Di gim ketiga saya terpeleset kemudian menciptakan lutut kiri saya tidaklah enak, agak mengganjal rasanya," katanya.
Ia berharap tiada ada permasalahan penting pada kakinya akibat masih ada turnamen-turnamen penting yang dimaksud harus yang dihadapi nanti.
Sementara itu Bagas mengakui lawan bermain sangat bagus khususnya pada gim kedua kemudian ketiga.
"Kami telah mencoba beraneka cara, bermacam pola, bermacam pukulan tapi sulit untuk menembus," katanya.
Kekalahan ini menimbulkan Tanah Air tak menyisakan wakilnya pada perlombaan ini setelahnya ganda campuran Jafar Hidayatullah/Felisha Pasaribu juga gagal ke final susai dikalahkan Hiroki Midorikawa/Natsu Saito.
Artikel ini disadur dari Leo/Bagas akui sulit tembus lawan dalam semifinal BAC






