Mike Tyson Konsumsi Ganja lalu Jamur Ajaib untuk Kalahkan Jake Paul

Mike Tyson pakai ganja lalu makan jamur ajaib untuk mengalahkan Jake Paul yang mana akan membawanya ke surga. Mike Tyson mengakui alasan mengapa ia suka memakai ganja serta jamur ajaib yang digunakan menimbulkan halusinasi.
Legenda kelas berat ini akan menghadapi petinju yang dimaksud saat ini menjadi YouTuber itu pada 15 November pada Texas, di sebuah pertarungan kontroversial yang dimaksud disorot oleh sebab itu perbedaan usia. Tyson harus menarik diri dari jadwal awal 20 Juli akibat alasan kebugaran pasca menderita sakit maag di area perutnya.
Namun sekarang ini ia telah lama kembali berlatih lalu tampil pada podcast Impaulsive milik saudara laki-laki Paul, Logan, pasca sebuah konferensi pers untuk mengiklankan pertarungan tersebut. Tyson ditanya tentang kecintaannya pada ganja juga jamur ajaib.
The Sun melaporkan, Iron Mike menciptakan pernyataan yang mengejutkan bahwa ia masih mengonsumsi keduanya pada waktu berlatih untuk melawan Jake Paul: “Saya harus mengonsumsinya pada waktu berlatih. Saya selalu berlatih dengan jamur saya. Saya berlatih dengan jamur. Saya merasa sangat nyaman, ini mengakibatkan saya ke surga, sayang.”
Baik Tyson, 58, kemudian Paul, 27, akan menjalani tes narkoba sebelum dan juga sesudah pertarungan mereka itu yang mana juga menandai langkah pertama Netflix ke di tinju langsung. Namun Tyson juga harus melintasi tes EKG lalu EEG – tes otak serta jantung – lantaran beliau telah berusia pada melawan 36. Tyson pensiun pada tahun 2005, namun sempat tampil kembali pada tahun 2020 di pertandingan eksibisi delapan ronde melawan Roy Jones Jr yang berakhir imbang.
Juara kelas berat termuda tinju sepanjang masa – yang dimaksud baru berusia 20 tahun ketika ia mengungguli sabuk juara pada tahun 1986 – mengklaim bahwa ia berada pada kondisi yang sangat baik pada waktu menghadapi Jones, serta ia mengakui bahwa ia tidaklah akan berbeda pada waktu menghadapi Paul dengan skor 10-1.
Tyson mengungkapkan: “Jika saya tidaklah mengonsumsi jamur, saya akan mengonsumsi… sisa-sisa jamur. Saya tak akan menggunakan jamur, saya akan menggunakan residu jamur.”






