Mobil SUV Terjebak di dalam Sawah, Netizen: di tempat Bali Jangan Percaya Google Maps

BALI – Google Maps sangat membantu merekan untuk mencapai tempat tujuan lebih tinggi cepat. Terutama, pengemudi yang digunakan tak hapal jalan atau berada pada wilayah yang mana benar-benar baru.
Tapi, sayangnya aplikasi mobile yang disebutkan juga bukan bisa jadi 100 persen dipercaya. Sebab, Google Maps acap mencari rute terpendek dengan jarak tempuh tercepat tanpa memperhitungkan kondisi kendaraan.
Ini yang mana terjadi dengan pengemudi mobil SUV Daihatsu Terios yang digunakan terjebak pada sebuah jalan setapak di tempat berada dalam pematang sawah. Jalan yang disebutkan sangat kecil, yang digunakan semata-mata bisa jadi dilalui oleh dua sepeda gowes motor.
Video yang dimaksud memperlihatkan individu pengemudi disesatkan oleh Google Maps dibagikan akun Instagram @indocarstuff. Terlihat sebuah mobil SUV berkelir merah itu berada pada jalan setapak dengan kondisi ban masih menapak tipis pada jalan tersebut.
“Pentingnya nge-set pengaturan kendaraan yang dimaksud dipakai pada waktu make Gmaps,” bunyi keterangan unggahan video tersebut.
Tidak diketahui apakah pengemudi yang disebutkan mengatur Google Maps pada kendaraan mobil atau motor. Hal yang disebutkan diperlukan agar aplikasi mobile peta digital yang dimaksud bisa saja menyesuaikan jalan yang tersebut dapat dilalui oleh penggunanya.
Tapi, tidak berarti dengan penyetelan “mobil” pengguna Google Maps masih aman. Masih ada risiko untuk “kesasar” hingga jalanan yang sempit.
Yang jelas, mobil SUV berwarna merah itu tidaklah bisa saja melanjutkan perjalanan oleh sebab itu ukuran jalanannya tak memadai untuk dilewati kendaraan tersebut.

Dalam video terlihat kendaraan beroda dua motor juga tiada mampu melintasi jalur yang dimaksud dikarenakan terhalang Daihatsu Terios dengan plat nomor DK 1534 FBW.
Warganet yang tersebut meninjau kejadian yang dimaksud dibuat heran dengan pengemudi yang disebutkan yang dimaksud tetap saja memaksakan melaju dengan kondisi jalan sempit. Banyak yang digunakan menyalahkan aksi dari pengemudi mobil, yang tersebut tidaklah sadar memasuki jalan setapak dari awal.






