Buronan Mantan Wali Perkotaan Filipina yang Ditangkap dalam Tangerang Dideportasi Waktu senja Hal ini

JAKARTA – Mantan Wali Daerah Perkotaan Bamban di area Filipina, Alice Guo diserahkan oleh Polri ke otoritas Filipina. Dengan dikawal oleh beberapa jumlah pejabat pada Filipina, Alice mengundurkan diri dari dari Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya akan segera dideportasi ke Filipina.
Penyerahan Alice ke otoritas Filipina merupakan perintah dari Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.
“Sekarang yang dimaksud bersangkutan kami serahkan untuk otoritas Filipina lalu dijemput secara langsung oleh Menteri Dalam Negerinya, kepala polisinya, dan juga ini semua menghadapi perintah Bapak Kapolri, Bapak Kapolri memohon kami untuk men-support penuh pemerintah Filipina,” ujar Kadiv Hubinter Polri, Irjen Pol Krishna Murti dalam Polda Metro Jaya, Kamis (5/9/2024).
“Yang bersangkutan akan dipulangkan dengan mekanisme deportasi melalui peningkatan kerja sebanding antar kepolisian. Kita namakan police to police corporation,” sambung dia.
Krishna mengumumkan Alice akan diterbangkan ke Manila, Filipina, pada waktu malam ini. Menurut dia, penyerahan Alice ke otoritas Filipina merupakan wujud hubungan baik yang mana terjalin antara pemerintah Indonesia dengan Filipina.
“Hubungan yang mana baik erat juga tahun ini juga sudah ada 70 kerja mirip Indonesia juga Filipina telah berjalan,” bebernya.
Sebelumnya diberitakan, Alice dituding terlibat pencucian uang berhadapan dengan industri ilegalnya, termasuk judi online (judol) juga scam, dengan klien orang-orang China. Uang yang dicucinya diduga sekitar Rp27,8 miliar.
Alice memilih kabur ketika ia ditekan mengungkapkan keterlibatannya di persoalan hukum kriminal yang dimaksud dan juga tuduhan bahwa ia juga tercatat sebagai WN China. Alice mangkir dari panggilan Senat Filipina yang tersebut memintanya untuk menjawab semua tuduhan.
Alice kabur pada Juli 2024 ke Malaysia, Singapura, lalu ke Indonesia meninggalkan kursi Wali Daerah Perkotaan Bamban yang tersebut didudukinya sejak 2022 hingga akhirnya ditangkap dalam Tangerang.






