Presiden harap beroperasinya SGAR dalam Mempawah kurangi impor aluminium

Ibukota – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengharapkan dengan beroperasinya Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) PT Borneo Alumina Indonesi dapat menurunkan ketergantungan impor aluminium yang digunakan tinggi.
"Kita tahu, keinginan aluminium di dalam di negeri ketika ini 1,2 jt ton, 56 persennya kita impor. Kita punya unsur bakunya, kita punya raw material-nya, tetapi 56 (persen) aluminium kita impor," ujar Presiden pada sambutannya ketika meresmikan injeksi bauksit perdana SGAR PT Borneo Alumina Nusantara Fase I, di dalam Kota Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), Selasa, disaksikan melalui tayangan segera YouTube Sekretariat Presiden dari Jakarta.
Presiden mengungkapkan bahwa negara kehilangan devisa sekitar Rp50 triliun akibat impor aluminium. Oleh sebab itu, Kepala Negara mengapresiasi beroperasinya SGAR fase I yang dimaksud menelan total nilai penanaman modal sebesar Rp16 triliun tersebut.
"Rp50 triliun lebih besar devisa kita hilang gara-gara kita impor aluminium, dan juga saya senang sekali biosfer dari hulu sampai hilir untuk bidang aluminium ini yang tersebut terintegrasi betul-betul sudah selesai untuk fase pertamanya," ujar Presiden.
Proyek SGAR merupakan kerja sebanding antara PT Nusantara Asahan Aluminium (Inalum) dan juga PT Aneka Tambang (Antam) Tbk.
Dikutip dari laman inalum.id, SGAR mulai dibangun pada 2020 pada Daerah Mempawah, Kalimantan Barat, sekitar 100 km dari Pusat Kota Pontianak.
Setelah beroperasi, smelter alumina itu akan menghubungkan rantai pasokan antara mineral bijih bauksit (Kalimantan Barat) dengan pabrik peleburan aluminium (Inalum). Setelah selesai nanti, hasil alumina akan didistribusikan melalui Pelabuhan Kijing Pelindo.
Bauksit merupakan unsur baku utama dari item alumina yang tersebut akan diproduksi oleh smelter tersebut. Indonesia mempunyai cadangan bauksit ke-6 terbesar ke dunia. Komoditas itu akan ditambang dengan segera secara modern juga green mining oleh PT Antam Tbk di dalam kawasan Kalimantan Barat, 30 km dari smelter.
Artikel ini disadur dari Presiden harap beroperasinya SGAR di Mempawah kurangi impor aluminium






