Sosok Sekjen Ombudsman Suganda Pandapotan Pasaribu, Audien yang tersebut Berhasil Seleksi Awal Capim KPK
Jakarta – Panitia Seleksi Komisi Pemberantasan Korupsi atau Pansel KPK mengumumkan 236 capim KPK yang lulus seleksi administrasi, ada Suganda Pandapotan Pasaribu yang dimaksud pada waktu ini menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Ombudsman RI.
Suganda merasa bersyukur melawan capaian awal tersebut. “Saya sangat bersyukur dinyatakan lolos seleski tahap administrasi lalu siap menjalani rute seleksi selanjutnya,” ucapnya melalui keterang tertulis, Rabu, 24 Juli 2024.
Ketua Dewan Pengurus Korps Pegawai RI itu juga berubah menjadi salah satu representasi dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tersebut lulus. Menurut dia, ada representasi ASN pada jabatan pimpinan KPK. “Hal ini dapat memaksimalkan upaya pencegahan korupsi di birokrasi sebab sudah terjun dengan segera di globus birokrasi selama puluhan tahun,” ujarnya.
Eks Penjabat Pengelola Kepulauan Bangka Belitung itu mengutarakan sudah pernah menyiapkan beberapa orang terobosan untuk memberantas maupun mengurangi korupsi, khususnya memperkut koordinasi serta supervisi apabila nantinya terpilih sebagai pimpinan KPK.
Tempo mencatat beberapa kontroversi dari Suganda ketika menduduki jabatan Penjabat Pemuka Kepulauan Bangka Belitung periode Maret hingga November 2023,
Kelompok Bangka Belitung Peduli Sikap mendesak agar Suganda mundur dengan alasan dinilai kerap menyebabkan kegaduhan. Desakan ini berujung pada Surat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) nomor 100.2.1.3/6074/SJ tentang undangan pelantikan PJ Pemimpin wilayah Kepulauan Bangka Belitung tertanggal 10 November 2023 yang tersebut ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal Suhajar Diantoro.
Koordinator Bangka Belitung Peduli, Subri Arthasarana, memaparkan desakan pencopotan yang dimaksud lantaran sikap serta pernyataan Suganda dianggap kerap menyebabkan kegaduhan di dalam tengah-tengah masyarakat.
“Saudara Suganda kurang cakap menjadi pemimpin atau kurang leadership-nya. Tidak mampu merawat mulut terkait informasi mana yang dimaksud disampaikan lalu mana yang tersebut tidak. Selain itu, kerap mendirikan kontroversi dan juga tak menyadari budaya Melayu,” ujar Subri di reuni dengan DPRD Bangka Belitung, Senin, 28 Agustus 2023.
Menurut Subri, ada 14 catatan kontroversi Suganda kemudian telah berubah menjadi sorotan semenjak ia ditunjuk sebagai Pj Pemuka Bangka Belitung. “Suganda menganulir surat edaran Sekda, kerap menyatakan siap diusir dari Bangka Belitung jikalau tidak ada becus bekerja, mengeluarkan statemen mengenai matahari kembar terhadap ASN juga mengatasi Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) dari BRI ke Bank Sumsel Babel,” ujar dia.
Kontroversi Suganda, kata Subri, tak hanya sekali itu. Suganda, katanya, juga melontarkan pernyataan ada entrepreneur yang tersebut memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) sebesar Simbol Rupiah 2 miliar kemudian menunjuk kerabat juga teman dekat sebagai staf khusus.
“Padahal beliau sendiri yang mengungkapkan sebelumnya tidaklah akan menggunakan staf khusus dengan alasan tak rasional, menyimpan kondusifitas serta bukan mengakibatkan sikap iri ke kalangan masyarakat. Kenyataannya ia sendiri pakai staf khusus,” ujar dia.
Subri menuturkan sikap Suganda yang digunakan juga mengakibatkan kegaduhan ketika mendaftarkan Rencana Gule Kabung (Gubernur Langsung Eksekusi Kerja Bersama Membangun Bangka Belitung) sebagai Hak Kekayaan Intelektual. Pasalnya, inisiatif itu didaftarkan melawan nama Suganda tetapi menggunakan dana dari APBD Provinsi Bangka Belitung.
“Juga tuduhan masalah ada maling besar dan juga adanya bencana kebijakan pemerintah di Bangka Belitung. Mengumumkan pejabat umum maju sebagai caleg yang dimaksud menunjukkan meruncingnya permasalahan ke internal pemerintah daerah. Terakhir persoalan tuduhan ada ASN yang tersebut akan melakukan makar tanpa menunjuk siapa kemudian bukti yang dimaksud jelas,” ujar dia.
Selain itu, Nusantara Corruption Watch (ICW) menyatakan jabatan Suganda merupakan hadiah pemerintah untuk membungkam eksistensi Ombudsman Republik Indonesia (ORI) pada memproses maladministrasi pengangkatan Penjabat Kepala Daerah. Saat itu, Suganda menjabat Sekretaris Jenderal Ombudsman.
Lembaga itu menghentikan laporan ICW, Kontras lalu Perludem tentang maladiministrasi pada tahapan pengangkatan penjabat kepala wilayah yang dimaksud dilaksanakan Menteri Dalam Negeri pada Mei 2023 lalu. Tak lama pasca penghentian laporan itu, Suganda menerima pinangan sebagai Pj Pemuka Babel.
Dalam pidato terakhirnya sebagai Pj Kepala daerah Bangka Belitung, Suganda berbicara adanya pembunuhan karakter, mendapatkan kiriman penyakit non medis, hingga penekanan bagi PNS untuk netral pada Pemilihan Umum 2024 pada waktu Upacara Mingguan Pemprov Bangka Belitung pada Kantor Kepala daerah Bangka Belitung, Awal Minggu Pagi, 13 November 2023.
Pembunuhan karakter itu, kata dia, masih terjadi hingga pagi Hari Senin sebelum prosesi pelantikan PJ Pengurus yang tersebut baru.
“Sampai pagi ini masih ada juga yang tersebut melakukan pembunuhan karakter terhadap saya. Saya ingatkan untuk media dan juga tokoh-tokoh yang digunakan bukan mewakili 1,5 jt komunitas Bangka Belitung ini. Anda tidak ada tambahan dari 20 orang. Tetapi melakukan pembusukan, berita bohong, pembunuhan tidaklah semata-mata secara karakter tetapi juga fisik,” ujarnya.
Di sisi lain, ia pernah menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya pada Januari 2024 berhadapan dengan jasanya ke bidang layanan pemerintahan melalui metamorfosis digital Ombudsman Satu Program (OSA). Memperoleh indeks sangat baik atau 3,75 pada Hasil Pemantauan lalu Evaluasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) kategori Lembaga Non Strukturan (LNS) Tahun 2023.
Artikel ini disadur dari Sosok Sekjen Ombudsman Suganda Pandapotan Pasaribu, Peserta yang Lolos Seleksi Awal Capim KPK





