Gus Imin Harap Gedung Akpolbang Jadi Pusat Pendidikan Kepemimpinan Kader PKB

JAKARTA – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus Imin memulai konstruksi Gedung Akademi Politik Kebangsaan (Akpolbang) PKB di tempat Jagakarsa, DKI Jakarta Selatan. Pembangunan Gedung Akpolbang ini dimulai dengan peletakkan batu pertama oleh Gus Imin.
Dalam sambutannya, Gus Imin bersyukur konstruksi Gedung Akpolbang bisa saja segera dimulai. Kegiatan yang telah dilakukan berjalan beberapa tahun lalu tersebut, kata Gus Imin, akhirnya punya gedung sendiri dengan alamat yang mana jelas.
“Pagi ini mendekati Muktamar, kesempatan penting kita mulai meletakkan batu pertama untuk perkembangan pusat pelatihan kader PKB yang kita namakan sementara, Gedung Akpolbang Akademi Politik Kebangsaan yang tersebut sudah ada berjalan bertahun-tahun, tapi belum memiliki alamat yang dimaksud jelas,” kata Gus Imin.
Dalam kegiatan peletakkan batu pertama ini, Gus Imin didampingi sebagian pengurus DPP PKB, di tempat antaranya anggota Dewan Syuro DPP PKB seperti KH. Maman Immanul Haq, Andy Muawiyah Romly, dan juga KH. Syaifullah Ma’sum. Selanjutnya, tampak hadir Wakil Ketua Umum DPP PKB Hanif Dhakiri, Wasekjen DPP PKB, Daniel Johan, dan juga Ketua DPW PKB Jakarta, Hasbiallah Ilyas.
Lebih lanjut Gus Imin mengungkapkan, cita-cita yang digunakan telah terjadi lama untuk memiliki pusat pelatihan sendiri ini dapat dimanfaatkan dengan baik untuk kader-kader, kiai, asatidz, hingga anak-anak muda pada seluruh Indonesia. Dengan lahan yang luas, sambungnya, dapat menampung sejumlah partisipan pelatihan nantinya.
“Insya Allah cita-cita lama sahabat Hanif Dhakiri juga saya ini, pada waktu singkat akan segera kita bangun. Dengan pelatihan yang tersebut kita siapkan permanen ini, insya Allah putarannya hampir tiap hari. Sehingga kita punya trainer instruktur yang digunakan khusus di area bidang kepemimpinan,” ungkap Wakil Ketua DPR ini.
“Mohon doanya seluruh kiai juga yang tersebut hadir, moga-moga ini segera terwujud secepat-cepatnya. Amin!” ucap Gus Imin





