Jaime Munguia Ubah Kekalahan dari Canelo Jadi Manfaat Besar

Petinju Meksiko Jaime Munguia ubah kekalahan dari Saul Canelo Alvarez menjadi keuntungan besar pada kariernya. Sebagai ganti dari kekalahan pertamanya, Jaime Munguia terus belajar bagaimana ia dapat memanfaatkan begitu berbagai kesempatan yang mana lebih besar berharga.
Petinju Meksiko, Munguia (43-1, 34 KO), hari terakhir pekan di malam hari kembali dari kekalahan hitungan mutlak pada 4 Mei lalu menghadapi petinju paling populer di tempat dunia tinju, rekan senegaranya Saul “Canelo” Alvarez, dengan menyetujui secara resmi kontrak baru satu pertarungan di tempat Amerika Serikat bersatu Top Rank, yang tersebut akan menempatkan pertarungannya melawan petinju Kanada, Erik Bazinyan, di area media ESPN.
Pertarungan ini akan menjadi yang tersebut kedua bagi Munguia tahun ini dalam Arizona, setelahnya dukungan luar biasa yang tersebut diterimanya di tempat Footprint Center, Phoenix pada bulan Januari lalu, pada waktu ia melengkapi kemenangan Alvarez pada tahun 2023 melalui langkah juri melawan petinju Inggris, John Ryder, dengan mencetak kemenangan KO pada ronde kesembilan berhadapan dengan atlet selama Inggris tersebut.
Sambutan yang dimaksud akan datang di tempat Desert Diamond Arena, Glendale, Arizona, untuk Munguia, 27, diperkirakan akan semakin meriah. Mantan pemegang penghargaan kelas welter super ini akan kembali dengan dukungan pemasaran dari pertarungan melawan Canelo serta bertemu kembali dengan tetangganya yang dimaksud sangat populer di dalam Tijuana serta juga pelatihnya, petarung Hall of Fame, Erik Morales.
”Itu adalah pengalaman yang mana luar biasa, panggung yang luar biasa. Secara keseluruhan, itu adalah pengalaman belajar yang mana baik untuk melawan Canelo,” kata Munguia untuk BoxingScene. ”Saya bersemangat untuk kembali ke Arizona… ke Glendale/Phoenix. Kami telah lama diterima dengan baik di tempat sana, serta saya yakin ini tidaklah akan menjadi pengecualian, oleh sebab itu saya akan memberikan pertarungan hebat lainnya.”
Itulah yang dimaksud diharapkan oleh Top Rank, dimana pimpinan perusahaan Bob Arum menyatakan ketertarikannya untuk mempertahankan Munguia pasca petarung ini sebelumnya menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk meraih peringkat juara dunia tahun 2018 sebelum menghadapi Alvarez ketika dipromotori oleh Golden Boy Promotions milik Oscar De La Hoya di dalam Amerika Serikat.
Baca Juga: Daniel Dubois Nikmati Status Raja Kelas Berat IBF: Aku sang Juara
Promotor Munguia di area Meksiko, Fernando Beltran, diperkirakan akan memiliki ucapan penting pada perjalanan karier Munguia, juga merekan berdua mungkin saja akan sangat antusias untuk mendengar apa yang dimaksud akan dilaksanakan Arum tahun depan.
”Ia adalah anak yang mana sangat berbakat dengan basis penggemar yang mana luar biasa, teristimewa di area Meksiko,” kata Arum untuk BoxingScene. “Dan tahun depan, kami berharap untuk mulai melakukan banyak acara di tempat seluruh Meksiko, seperti yang digunakan biasa kami lakukan dengan Morales: dalam Guadalajara, Tijuana, Mexico City, di dalam seluruh Yucatan [termasuk Cancun], dengan hasil yang luar biasa.
”Kami telah dilakukan mengontrak Munguia untuk pertarungan yang satu ini, juga kemudian kami berharap dapat menempatkannya di pertarungan berikutnya di tempat Meksiko.”
Saat ini, dengan kontrak dengan ESPN yang tersebut hampir habis, sumber-sumber di tempat lapangan usaha ini menyatakan terhadap BoxingScene bahwa Top Rank sedang mempertimbangkan untuk mengakibatkan pertarungannya ke beberapa penyiar di sebuah kesepakatan yang mirip dengan NFL, NBA juga MLB, dengan harapan “akan ada kesepakatan TV yang dimaksud akan diberitahukan pada akhir tahun ini,” menurut manusia pejabat yang dimaksud mengetahui rencana perusahaan.
Arum mengungkapkan bahwa tujuannya adalah untuk menangkap gairah para penonton pertarungan pada Meksiko kemudian menyiarkan semangat dari ketertarikan yang disebutkan ke seluruh dunia. Daftar atlet Top Rank yang mana mengesankan ini sarat dengan para juara dan juga penantang jika Meksiko kemudian Meksiko-Amerika, termasuk pemegang penghargaan divisi featherweight Rafael Espinoza, pemegang sabuk 58,9 kg Emanuel Navarrete juga lawannya yang tersebut menjadi juara dua divisi pada tanggal 7 Desember, Oscar Valdez, juga Lindolfo Delgado, petinju muda berbakat Emiliano Vargas (11-0), dan juga peraih medali Olimpiade Amerika Serikat di divisi heavyweight, Richard Torrez Jr (10-0, 10 KO).






