Biaya Uang Pangkal atau IPI Inisiatif Vokasi Universitas Brawijaya
Jakarta – Universitas Brawijaya (UB) sudah mengumumkan penetapan biaya lembaga pendidikan proporsional seleksi mandiri jalur nilai ujian tulis berbasis komputer atau UTBK tahun akademik 2024/2025. Biaya sekolah proporsional itu terdiri dari uang kuliah tunggal (UKT) lalu iuran pengembangan institusi (IPI).
IPI ini wajib dibayar siswa bagi jalur mandiri, satu kali di awal semester. Berbeda dengan UKT yang tersebut dibayar dalam setiap semester. UB mengimbau pelajar yang mana sudah ada diterima dapat mengecek besaran biaya institusi belajar merekan pada laman Admisi UB mulai 26 Juli 2024.
Uang pangkal atau IPI ke jalur mandiri UB dibagi menjadi lima sampai enam golongan. Jurusan termurah pada jalur mandiri UB ada ke semua jurusan pada Fakultas Perikanan kemudian Bidang Studi Kelautan (FPIK). Dilansir dari laman Selma UB, IPI jalur seleksi mandiri UB bagi pelajar di dalam acara vokasi, yaitu:
1. D4 Inisiatif Studi Manajemen Perhotelan
– Tim 4: Rupiah 12,5 juta.
– Komunitas 5: Rupiah 15 juta.
– Tim 6: Simbol Rupiah 17,5 juta.
– Komunitas 7: Simbol Rupiah 19 juta.
– Komunitas 8: Rupiah 20,5 juta.
2. Proyek Studi Desan Grafis
– Komunitas 4: Mata Uang Rupiah 12,5 juta.
– Komunitas 5: Rupiah 15 juta.
– Grup 6: Simbol Rupiah 17,5 juta.
– Tim 7: Mata Uang Rupiah 20 juta.
– Komunitas 8: Mata Uang Rupiah 22,5 juta.
3. Inisiatif Studi Administrasi Bisnis
– Tim 4: Mata Uang Rupiah 10 juta.
– Grup 5: Rupiah 12,5 juta.
– Komunitas 6: Simbol Rupiah 15 juta.
– Tim 7: Simbol Rupiah 16,5 juta.
– Grup 8: Rupiah 18 juta.
4. D3 Proyek Studi Keungan lalu Perbankan
– Grup 4: Simbol Rupiah 10 juta.
– Grup 5: Rupiah 12,5 juta.
– Tim 6: Simbol Rupiah 15 juta.
– Tim 7: Rupiah 16,5 juta.
– Tim 8: Rupiah 18 juta.
5. Program Studi Teknologi
– Grup 4: Mata Uang Rupiah 10 juta.
– Komunitas 5: Rupiah 12,5 juta.
– Grup 6: Mata Uang Rupiah 15 juta.
– Grup 7: Rupiah 17,5 juta.
– Grup 8: Mata Uang Rupiah 20 juta.
Artikel ini disadur dari Biaya Uang Pangkal atau IPI Program Vokasi Universitas Brawijaya





