BPIP dan juga ANRI Perkuat Pemahaman Sejarah Nasional melalui Digitalisasi

JAKARTA – Badan Pembinaan Idelogi Pancasila ( BPIP ) dengan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) berjanji meningkatkan kekuatan pemahaman penduduk terhadap sejarah nasional berlandaskan Pancasila.
Tidak hanya sekali memperkaya kajian sejarah juga meningkatkan kekuatan narasi kebangsaan yang dimaksud berbasis fakta, melainkan pelestarian serta pembaruan narasi sejarah yang mana objektif, inklusif juga sesuai dengan perkembangan historiografi modern.
“Kami menyadari sejarah bukanlah semata-mata sekadar merekam masa lalu, tetapi juga menjadi pondasi bagi identitas lalu arah perjalanan bangsa ke depan” ujar Kepala BPIP Yudian Wahyudi, Rabu (19/3/2025).
Bahkan pihaknya berharap untuk menyajikan sejarah secara komprehensif, berimbang, lalu sesuai dengan kaidah akademik mutakhir merupakan suatu keharusan salah satunya melalui digitalisasi sehingga generasi muda dapat memahami warisan sejarah bangsa secara utuh serta mengambil pelajaran berharga.
“Kolaborasi ini semoga dapat terwujudkan pada berbagai bentuk, seperti digitalisasi arsip, riset sejarah dan juga penyebarluasan literasi kebangsaan melalui berbagai wadah edukasi serta media digital,” paparnya.
ANRI sebagai pusat penyimpanan arsip nasional dapat mengupayakan BPIP di riset sejarah mengenai perkembangan ideologi Pancasila. Arsip sejarah tiada belaka untuk akademisi melainkan bagian dari Pendidikan kemudian pembudayaan Pancasila.
“Penelitian berbasis arsip ini, dapat memperkaya kurikulum Pendidikan Sejarah dan juga menjadi dasar pada perumusan kebijakan yang mana berbasis nilai-nilai Pancasila kemudian pengembangan modul pembelajaran yang mana dapat digunakan di dalam sekolah, pelatihan aparatur negara dan juga pembelajaran masyarakat,” jelasnya.
Yudian juga menegaskan kolaborasi ini merupakan langkah strategis sebab BPIP memiliki tanggung jawab terhadap penyelenggaraan kegiatan Paskibraka yang dimaksud merupakan kegiatan kaderisasi calon pemimpin bangsa yang dimaksud berkarakter Pancasila.





