Gandeng RCTI, Bos Bank BJB : Kita Ingin Perluas Pasar juga Bisnis

JAKARTA – Kemitraan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat lalu Banten Tbk, (Bank BJB) dan juga MNC Group terus diperkuat. Salah satunya menyepakati kerja mirip dengan unit bisnis MNC Group, PT Rajawali Citra Televisi Indonesia (RCTI).
Adapun, bentuk kerja sejenis Bank BJB dan juga RCTI berbentuk kredit sindikasi dengan nilai sebesar Rp500 miliar. Kerja serupa ini juga melibatkan lima bank sindikasi lainnya.
Senior Executive Vice President Bisnis Bank BJB, Beny Riswandi mengatakan, kemitraan yang dimaksud bagian dari strategi perusahaan memperluas bursa serta bisnisnya. Apalagi RCTI merupakan jaringan stasiun televisi nasional yang digunakan dikenal luas dalam masyarakat.
“BJB tentu kita ingin memperluas pasar, memperluas kerja sama, memperluas bisnis, nah salah satunya diantaranya dengan RCTI, kita lihat bahwa RCTI itu waktu SMA namanya RCTI Ok,” ujar pada waktu ditemui di dalam iNews Tower, Hari Jumat (13/9/2024).
“Jadi pada dasarnya brand RCTI itu telah terkenal di tempat penduduk kemudian tentu kita juga ingin memperluas kolaborasi dengan RCTI,” paparnya.
Sebagai lembaga perbankan daerah, BJB siap merancang jaringan yang digunakan lebih lanjut luas lagi. Sekalipun perusahaan masih mempertimbangkan aksesibilitas hingga mengamati dinamika di tempat lapangan.
“Yang pasti adalah kalau perbankan itu siap memulai pembangunan kolaborasi, tentu kita mengawasi juga terkait juga aksesibilitasnya, tingkat dinamikanya, dan juga tentu tingkat bagaimana kita melakukan konfirmasi bahwa ini dapat mengembang sesuai dengan harapan masyarakat,” beber dia.
Adapun, lima bank sindikasi yang tersebut terlibat pada kemitraan dengan RCTI diantaranya PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Timur kemudian Kalimantan Utara (Bankaltimtara), Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (BankNTT).
Lalu, Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Tengah (Bank Kalteng), PT Bank Pembangunan Daerah Bengkulu (Bank Bengkulu), PT Bank Pembangunan Daerah Maluku serta Maluku Utara (Bank Maluku Malut).
Sementara itu, bertindak sebagai Joint Mandated Lead Arranger (JMLA) adalah PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) atau MNC Bank lalu Bank BJB.
“Dan tentu ini merupakan salah satu keberhasilan kita bagaimana meyakinkan teman-teman BPD untuk lebih lanjut berkolaborasi antara BPD se-Indonesia, bagaimanapun juga bagaimanapun juga kita semua juga sebanding untuk BPD yang mana kita cintai ini,” ucap Beny.




