Pelatih kepala Electric masih evaluasi grup walaupun menang lawan Popsivo

Ibukota – Asisten Pelatih kepala DKI Jakarta Electric PLN Alim Suseno memaparkan kemenangan 3-1 berhadapan dengan Ibukota Popsivo Polwan, pada Babak Final Four Proliga 2025 di dalam GOR Sritex Arena, Solo, Jawa Tengah, Kamis, terus dievaluasi untuk permintaan grup ke depannya.
"Yang penting kelompok kami dulu yang mana diperbaiki, akibat yang menentukan hasil pertandingan ya kami sendiri," kata Alim pada informasi ditulis yang digunakan diterima ANTARA di Jakarta, seusai timnya membukukan skor 3-1 (25-23, 25-21, 22-25, 25-20) berhadapan dengan Popsivo Polwan.
Ia bersyukur timnya dapat menang berperang melawan Popsivo, akibat semua pemain telah terjadi mencoba maksimal untuk menjaga asa menembus fase grand final.
Evaluasi, lanjut dia, kekal harus dilaksanakan guna mengetahui kelemahan maupun kesalahan yang mana dilakukan, agar bisa jadi diperbaiki ke depannya.
Salah satu pemain Electric PLN Ersandrina Devega mengatakan, timnya bermain lepas dan juga tiada saling menyalahkan sesama rekan.
"Pelatih menginstruksikan terhadap kami untuk bermain lepas, lalu enjoy tanpa beban," ujar dia.
Sementara, Kepelatihan Popsivo Polwan Gerardo Daglio mengutarakan bahwa permainan timnya memang benar jelek ketika berperang melawan Electric.
Para pemain tidak ada bagus di mengeksekusi rencana permainan. "Semua strategi tak jalan, semua bermain kurang bagus," kata dia.
Meski begitu, Gerardo permanen yakin pada pertandingan berikutnya, anak asuhnya bisa jadi meraih hasil lebih tinggi bagus.
Hasil positif yang dimaksud diraih Ibukota Indonesia Electric PLN berhadapan dengan Ibukota Popsivo Polwan, merupakan kemenangan kedua bagi kelompok tersebut.
Mereka juga telah terjadi menang berperang melawan Ibukota Indonesia Pertamina Enduro dengan skor 3-2.
Meski menang, Agustin Wulandari juga kawan-kawan masih belum bisa saja dipastikan lolos ke grand final, sebab masih menyisakan satu laga pada pekan terakhir final four ke GOR Sritex Arena Solo.
Artikel ini disadur dari Pelatih Electric tetap evaluasi tim meski menang lawan Popsivo






