Iran Rancang Serangan Balasan, Fitch Ratings Beri Peringatan Keras ke negara Israel

JAKARTA – Fitch Ratings menurunkan peringkat kredit jangka panjang negeri Israel buntut serangannya ke Gaza, Palestina. Moody’s kemudian S&P Global juga memangkas peringkat kredit merek untuk Negara Yahudi yang disebutkan pada awal tahun ini, dengan alasan meningkatnya risiko geopolitik.
Fitch menurunkan peringkat negara Israel menjadi ‘A’ dari ‘A+’ kemudian mempertahankan outlook negatif, yang mengisyaratkan bahwa penurunan lebih besar lanjut mungkin saja terjadi.
“Dalam pandangan kami, konflik di area Daerah Gaza dapat berlangsung hingga tahun 2025 serta ada risiko konflik ini meluas ke wilayah-wilayah lain. Selain korban jiwa, hal ini dapat mengakibatkan pengeluaran militer tambahan yang tersebut signifikan, penghancuran infrastruktur kemudian kecacatan yang dimaksud lebih tinggi parah pada aktivitas sektor ekonomi dan juga investasi, yang dimaksud mengarah pada kemerosotan lebih lanjut lanjut pada metrik kredit Israel,” kata lembaga yang disebutkan pada sebuah pernyataan dikutipkan dari Russia Today, Rabu (14/8/2024).
Fitch juga menyoroti defisit anggaran negara Israel yang semakin mengkhawatirkan dan juga utang pemerintah yang digunakan terus membengkak sebagai salah satu alasan utama penurunan peringkat tersebut.
Menteri Keuangan negara Israel Bezalel Smotrich pada X pada Selasa (13/8), mengklaim penurunan peringkat yang dimaksud sebagai hal yang tersebut wajar mengingat risiko geopolitik yang tersebut ditimbulkan oleh pertempuran terlama dan juga termahal pada sejarah negara tersebut. Dia juga berjanji untuk menavigasi sektor ekonomi dengan benar kemudian bertanggung jawab.
Ketua Partai Buruh tanah Israel dan juga mantan perwakilan menteri ekonomi, Yair Golan, memperingatkan, “Bagaimanapun juga, bahwa penurunan peringkat ini, ditambah dengan defisit anggaran yang melebar akan melukai kantong setiap warga negara dengan meninggikan biaya hidup.”
Dalam sebuah tulisan pada X, Golan menggambarkan Smotrich sebagai menteri kekanak-kanakan yang tiada mengerti apa-apa tentang ekonomi. Penurunan peringkat kredit dapat menciptakan lebih lanjut sulit atau lebih tinggi mahal bagi sebuah negara untuk meminjam uang yang tersebut dibutuhkan untuk membiayai pengeluarannya.
Fitch adalah lembaga pemeringkat utama Amerika Serikat ketiga yang tersebut menurunkan peringkat Israel. Pada bulan Februari, Moody’s memangkas peringkat negara ini menjadi A2 serta mempertahankan prospek negatif. Pada April, S&P Global memangkas peringkat kredit jangka panjang mata uang asing dan juga lokal Negara Yahudi ini menjadi ‘A+’ dari ‘AA-‘ lalu peringkat jangka pendek menjadi ‘A-1’ dari ‘A-1+’.
Ekonomi negeri Israel menyusut 21,6% pada kuartal terakhir tahun lalu, merupakan salah satu kontraksi terbesar pada sejarah negara tersebut. Namun, sektor ekonomi pulih kembali pada tiga bulan pertama tahun ini, menunjukkan peningkatan 14,1% dari kuartal ke kuartal.
Kekhawatiran bahwa konflik pada Daerah Gaza menjadi konflik Timur Tengah yang digunakan lebih banyak luas sudah meningkat setelahnya terbunuhnya pemimpin kelompok Hamas Ismail Haniyeh di area Iran serta komandan militer Hizbullah Fuad Shukr dalam Beirut pada akhir Juli lalu. Iran lalu Hizbullah sudah mengancam akan melakukan pembalasan terhadap Negara Yahudi tersebut.






