Town Hall Meeting MNC Land, HT Tekankan Signifikans Perumusan Bisnis Model

JAKARTA – Executive Chairman MNC Group, Hary Tanoesoedibjo (HT) mengunjungi Town Hall Meeting dari PT MNC Land Tbk, guna memberikan arahan serta masukan terkait gerak kerja perusahaan. Pendiri MNC Group yang tersebut akrab disapa HT itu menekankan, pentingnya perumusan industri model pada setiap gerak kerja perusahaan, termasuk MNC Land.
Hary Tanoesoedibjo mengatakan, perumusan perusahaan model MNC Land pada waktu ini harus disesuaikan dengan keinginan perusahaan. Meski sudah ada berjalan progresif, Hary menginginkan industri model terbaru yang mengutamakan bussines oriented.
“Di MNC Land, banyak kegiatan kita yang berfokus pada project. Padahal kegiatan bisnis modelnya seharusnya bussines oriented,” terang HT pada sambutannya dalam acara, Rabu (14/8/2024).
HT menambahkan, perumusan perusahaan model ini didefinisikan guna menentukan skala prioritas perusahaan sehingga desain kinerja perusahaan dapat mengacu secara seirama. Untuk itu Ia menekankan, kembali pentingnya fokus kegiatan bisnis MNC Land yaitu entertainment hospitality serta office management.
“Jadi industri model yang mana diutamakan itu bussines first, usaha itu harus disesuaikan dengan keadaan yang kita hadapi ketika ini,” katanya.
Lebih lanjut, HT menyatakan bidang usaha model dapat menyesuaikan dengan keperluan bursa yang digunakan paling bermanfaat bagi masyarakat. Oleh sebab itu, beliau menunjukkan setiap zaman disertai dengan pola perusahaan model yang tersebut menyesuaikan.
“Contohnya, sekarang itu setiap akhir pekan lebih besar sejumlah staycation. Bussines people lebih banyak sedikit dikarenakan merek hanya saja beraktivitas pada hari kerja. Kalau weekend itu tamunya kebanyakan keluarga, sehingga disesuaikan dengan infrastruktur untuk anak-anak kemudian sebagainya,” tutur Hary Tanoesoedibjo.
Di sisi lain Direktur Utama PT MNC Land Tbk (KPIG), Budi Rustanto mengatakan, perusahaannya akan mengikuti usaha model terbaru yang disarankan Hary Tanoesoedibjo. Adapun bidang usaha model yang mana dimaksud yakni inovasi dari model ‘build and keep’ menjadi ‘build and sell’.






